Selasa, 14 Agustus 2012

1.DANAU TOBA

Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran luas 100km x 30km di Sumatera Utara, Sumatera, Indonesia. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.

Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.


2.KUTA (BALI)

Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta terletak di kabupaten Badung.

Daerah ini merupakan sebuah destinasi turis mancanegara yang sangat termasyhur. Di Kuta sendiri banyak terdapat pertokoan, restoran dan tempat permandian serta menjemur diri. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai Sunset Beach atau pantai matahari terbenam sebagai lawan dari pantai Sanur. Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai terletak tidak jauh dari Kuta.
1. PANTAI SENGGIGI
Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali.

Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah ditengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.


2. BOROBUDUR
Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.
1. TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL

Sebagai kawasan wisata, Taman Impian Jaya Ancol ternyata sudah berdiri sejak abad ke-17. Waktu itu, Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Adriaan Valckenier, memiliki rumah peristirahatan sangat indah di tepi pantai. Seiring perjalanan waktu, kawasan itu kemudian berkembang menjadi tempat wisata.

TIJA merupakan Taman hiburan terbesar di Indonesia. Berbagai Arena hiburan tersedia di kawasan Ancol. Tidak kalah hotel² pun berada di kawasan Ancol untuk melengkapi fasilitas hiburan di Ancol.


2. BUNAKEN

Pulau ini merupakan bagian dari kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Di sekitar pulau Bunaken terdapat taman laut Bunaken yang merupakan bagian dari Taman Nasional Kelautan Manado Tua. Taman laut ini memiliki biodiversitas kelautan salah satu yang tertinggi di dunia. Selam scuba menarik banyak pengunjung ke pulau ini. Secara keseluruhan taman laut Bunaken meliputi area seluas 75.265 hektar dengan lima pulau yang berada di dalamnya, yakni Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage berikut beberapa anak pulaunya, dan Pulau Naen. Meskipun meliputi area 75.265 hektar, lokasi penyelaman (diving) hanya terbatas di masing-masing pantai yang mengelilingi kelima pulau itu.
1. PANTAI PANGANDARAN
Click here to view the original image of 635x479px.

Pantai Indah Pangandaran adalah salah satu objek wisata pantai di Jawa Barat.Pantai ini terletak di Desa Pananjung,Kecamatan Pangandaran dengan jarak ± 92 km arah selatan kota Ciamis.

* Pantainya landai dengan air yang jernih serta jarak antara pasang dan surut relatif lama sehingga memungkinkan kita untuk berenang dengan aman
* Terdapat pantai dengan hamparan pasir putih dan juga tersedia tim penyelamat wisata pantai
* Terdapat taman laut dengan ikan-ikan dan kehidupan laut yang mempesona
Click here to view the original image of 664x933px.

Banyak event unik yang berada di Pangandaran, salah satunya adalah Festival Layang-layang Internasional (Pangandaran International Kite Festival) dengan berbagai kegiatan pendukungnya yang bisa kita saksikan pada tiap bulan Juni atau Juli.


2. TAMAN MINI INDONESIA INDAH

Taman Mini Indonesia adalah suatu miniatur yang memuat kelengkapan Indonesia dengan segala isinya ini dicetuskan oleh Ibu Negara, Siti Hartinah, yang lebih dikenal dengan sebutan Ibu Tien Soeharto. Berbagai macam rumah daerah dan berbagai macam kebudayaan Indonesia terangkum disini, sehingga memudahkan wisatawan untuk melihat overview dari Indonesia.
1.Pulau KomodoKomodo ini biasa disebut wisatawan asing sebagai The Real Life Dragons.Bentuk permukaan pulau Komodo juga unik, ada padang gurun, rumput, maupun perbukitan.Sekitar 1200 spesies komodo hidup di pulau ini.



2. TANGKUBAN PERAHU

salah satu gunung yang terletak di provinsi Jawa Barat, Indonesia.Sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung,dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, gunung Tangkuban Parahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter.Bentuk gunung ini adalah Maar atau perisai yang telah meletus 400 tahun lalu.

Gunung Tangkuban Parahu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit,hutan Dipterokarp Atas,hutan Montane,dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.Gunung Tangkuban Parahu merupakan Kawasan Gunung merapi yang masih aktif.

Asal-usul Gunung Tangkuban Parahu dikaitkan dengan legenda Sangkuriang,yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya, Dayang Sumbi.

Lovina Beach

 

             Lovina beach merupakan salah satu obyek wisata di Bali, dengan pantai berpasir hitam yang terletak di sebelah Utara Pulau Bali. Bagi wisatwan yang mendambakan ketenangan sangat as sekali untuk berlibur di sini. Pantai Lovina terletak di desa Kalibukbuk, sekitar sembilan kilometer sebelah barat kota Singaraja – ibukota Kabupaten Buleleng. Di sini wisatawan dimanjakan dengan keindahan pantainya,  juga bisa melihat lumba-lumba / dolphin di tengah laut lepas yang sangat bersahabat. Pantai ini juga bagus untuk melihat sunset / matahari tenggelam, bisa juga snorkeling ataupun diving dan aktivitas pantai lainnya. Di sini juga ada tempat untuk melestarikan terumbu karang.
Pantai Lovina terkenal akan objek wisata lumba-lumba, karena itu tak heran sebuah patung berbentuk lumba-lumba setinggi 5 meter dibangun di dekat pintu masuk kawasan wisata tersebut. Lovina sangat cocok untuk rekreasi air seperti menyelam, snorkling, berenang, memancing, berlayar, mendayung atau sekedar berendam di air laut. Sekitar pukul 6 pagi, perahu bergerak menjauhi bibir pantai. Pelan namun pasti perahu dengan motor tempel tersebut mulai bergerak menuju kelokasi dimana biasanya lumba-lumba memamerkan tariannya. Selama 15-30 menit menunggu sambil terus melajukan perahu, biasanya sekelompok lumba-lumba terlihat melompat ke atas permukaan air. dan biasanya tampak beberapa perahu yang lain bergerak kearah yang sama. untuk melihat atraksi lumba-lumba di alam bebas dari jarak yang begitu dekat. Beberapa lumba-lumba dengan santainya bersalto di udara menunjukkan atraksi yang jarang terjadi bahkan tidak ada pada lokasi wisata pantai lainnya.

Usai atraksi lumba-lumba tersebut, ke lokasi dimana terumbu karang bisa terlihat dengan cukup jelas dari atas perahu. Ke terumbu karang dan ikan warna-warni hilir-mudik di sekitar perahu. Habis melihat Lumba - lumba biasanya di lanjutkan makan sarapan pagi.
Wisata Museum Bahari
 
   Museum bahari menaruh 126 koleki benda-benda histori kelautan. terpenting kapal serta perahu-perahu niaga tradisional. diantara puluhan miniatur yang dipajang terdapat 19 koleksi perahu asli serta 107 buah miniatur, foto-foto serta biota laut lainnya.

yakni bekas gudang rempah-rempah voc belanda, terletak di tepi teluk jakarta yang indah. dahulu saat tempat itu jadi pusat perniagaan penting. begitu sibuknya hingga butuh penjagaan ketat, kapal-kapal besar serta kecil hilir-mudik mengangkut rempah-rempah, berbentuk cengkeh, buah pala, lada, kayu manis, kayu putih, tembakau, kopra, daun teh, biji kopi serta lain-lain diangkut ke eropa serta bermacam negara lain di dunia.

hasil bumi nusantara ini jadi monopoli komoditi penting perusahaan dagang voc (vereningde indische compagnie) belanda. sehingga kini gudang tua itu tetap bertengger serta terkesan angker. sesuai diubah fungsinya seperti museum yang menaruh benda-benda histori kelautan.


bangunan tahun 1652

bangunan berlantai tiga itu didirikan tahun 1652 oleh pemerintah kolonial hindia-belanda di batavia. tepatnya di jalur pasar ikan jakarta utara, menghadap teluk jakarta. disebelah kanan tidak jauh dari gudang induk dibangun menara. sekarang dikenal sama nama menara syahbandar dibangun tahun 1839 untuk proses administrasi keluar masuknya kapal sekaligus seperti pusat pengawasan lautan serta daratan seputar.

dengan signifikan gudang tersebut mengalami perubahan. tahun perubahan itu bisa dilihat pada pintu-pintu masuk. diantaranya tahun 1718, 1719 serta 1771. pada masa pendudukan jepang, tepatnya saat perang dunia ii meletus (1939-1945) gudang tersebut jadi tempat logistik peralatan militer tentara dai nippon. sesudah indonesia merdeka digunakan untuk gudang logistik pln (perusahaan listrik negara) serta ptt (post telepon serta telegram)

sejauh ini gudang bersejarah itu terlihat lebih utuh sesudah direnovasi pemda dki jakarta serta diresmikan jadi museum bahari pada 7 juli 1977 oleh ali sadikin, yang pada waktu itu menjabat gubernur dki jakarta. di perut museum bahari tersimpan benda-benda histori berbentuk kapal serta perahu-perahu asli ataupun miniatur. mengingatkan pada kita yaitu sejak jaman dahulu saat ‘nenek moyangku orang pelaut’. ada kebanggaan ‘kebaharian’ dari bangsa pemberani didalam mengarungi samudra luas serta ganas.


dari perahu bugis ke kapal voc


diantara materi histori bahari yang dipajang misalnya perahu kebiasaan asli lancang kuning (riau), perahu phinisi bugis (sulawesi selatan), jukung karere (irian) berukuran panjang 11 meter. miniatur kapal voc batavia, miniatur kapal latih dewa ruci, biota laut, foto-foto dan seterusnya. museum ini tak hanya seperti pusat informasi budaya kelautan, pula jadi tempat wisata pendidikan untuk leluhur baru yang mau tahu lebih banyak tentang histori kebaharian bangsa tempo dulu.

arsitek kolonial belanda benar-benar menyiapkan bangunan berlantai tiga itu dengan masak. supaya bisa bertahan lama terhadap gempuran badai laut tropis yang mengandung garam. tembok sekeliling gudang sangat tebal, tiang-tiag penyangga langit-langitnya pun kokoh. memakai kayu ulin (kayu besi) berukuran besar hingga tidak mudah keropos dari gangguan cuaca akan pun rayap. tiang-tiang penyangga itu berjajar ditiap lantai ruangan yang luas kembali lebar. pikirkan, sejak gudang itu dibangun sehingga sekarang, tiang penyangganya tetap kokoh. udara ruangan pun terus terjaga. sama demikian rempah-rempah yang tersimpan disitu dapat bertahan lama tidak mudah membusuk. rancangan teknis pengaturan sirkulasi udara menjadikan seluruh ruangan merasa sejuk. hingga rempah-rempah itu terus segar sebelum dikirim keberbagai tempat nan jauh. pengaturan sirkulasi udara itu diupayakan sama menempatkan puluhan jendela berukuran besar pada setiap ruangan. bahkan jendela-jendela lebar itu senantiasa terbuka siang -malam selama hidup.


wisatawan bule tundukan kepala

yang menarik perhatian adalah pada awal diresmikannya museum bahari itu banyak memperoleh kunjungan wisatawan. namun belakangan ini terlihat sepi. angin laut dibiarkan semilir mengipasi benda-benda koleksi histori yang kesepian. jikalau ada rombongan yang menjenguk, layaknya lebih banyak dikunjungi wisawan mancanegara katimbang wisatawan lokal. prosentasinya 65 % wisatawan mancanegara serta 35 % wisatawan lokal. wisatawan belanda tercatat tempati urutan teratas dalam jumlah pengunjung. menyusul wisatawan eropa lainnya. jerman, inggris, perancis, australia, selebihnya bangsa-bangsa dunia lainnya terhitung asia.

mengapa kunjungan wisatawan belanda lebih banyak dibanding wisatawan eropa lainnya ? ini bisa dipahami sebab bangsa belanda menaruh jalinan emosional sama indonesia. hampir 3, 5 abad lamanya kolonial belanda menempati nusantara. wajar bila wisatawan belanda yang berkunjung itu kerapkali terkagum-kagum. dari mulai opa serta oma, sehingga anak cucu mereka. terpenting opa serta oma-oma belanda yang pernah tinggal di indonesia khususnya di batavia.

mereka tidak sebatas manggut-manggut namun pula berdecak kagum melihat bekas gudang tua yang dibangun oleh nenek moyang mereka. bahkan tak sedikit moyang mereka yang tutup usia serta jasadnya dimakamkan di batavia. layaknya bisa dilihat pada kuburan belanda di ancol, menteng pulo, di museum wayang jakarta kota, tanah abang i, dan lain-lain, jadi saksi histori yaitu bangsa kulit putih yang doyan menyantap roti keju itu cukup lama tinggal di indonesia.


melesak 80 cm

faktor usia, ditambah terjangan badai tropis serta seringnya pasang air laut, menjadikan museum bahari (bekas gudang tua) itu semakin melesak serta tenggelam sedalam 80 cm. “lihatlah pintu-pintu dilantai bawah. terlihat pendek sebab melesak kedalam tanah urugan akibat pasang laut ditiap musim. dahsyatnya fenomena alam yang mengirim air laut serta menggenangi seluruh areal museum, menjadikan bekas gudang tua itu kini semakin membenamkan sosoknya kedalam bumi. jikalau tak diurug, air laut pasang bakal terus menggenang”. ungkap ma yanto, mantan wakil kepala museum bahari.

akibat urugan tanah itulah menjadikan plafon ruang pamer di lantai bawah terlihat jadi lebih pendek mendekati lantai. namun yang memprihatinkan adalah pintu masuk ruang pamer yang semakin rendah itu memaksa wisatawan eropa yang tubuhnya jangkung mesti menundukan kepala waktu melewati pintu masuk. namun kata ma yanto, wistawan bule itu tak mengeluh bahkan tertawa gembira.


pusat wisata bahari

mimpi pemda dki jakarta sejak gubernur sutiyoso berkuasa sehingga turun panggung, gagal mengusung sekitar museum bahari jadi pusat wisata laut terbesar serta mewah. “saya tak mengetahui persis kenapa rencana akbar menata, menambah derajat museum bahari serta sekitar pasar ikan jadi tempat wisata indah, nyaman serta menyandang manfaat ekonomi mesti dibatalkan”, ungkap ma yanto, yang saat itu menjabat wakil kepala museum bahari, pada wartawan.

lebih jauh ma yanto menyebutkan, rencana tersebut sebetulnya jadi prioritas utama untuk pengembangan wisata bahari di teluk jakarta. bahkan katanya buat menggolkan mimpi pemda dki jakarta itu katanya telah kerap dibicarakan dalam beraneka pertemuan para pejabat pemda dki namun barangkali sebab tak tersedianya biaya yang memadai serta tak adanya investor, tak bisa diwujudkan. padahal pemda dki jakarta saat itu masih giat-giatnya melaksanakan sebanyak proyek besar lainnya yang lebih berguna